
Kawans, barangkali belum banyak tersiar kabar tentang pameran foto Indonesia di UNESCO, Paris - Prancis November 2007 lalu. Acara yang diprakarsai Perhimpunan Pelajar Indonesia Paris dan Talents Caches d’Indonesie menampilkan sekitar 21 foto bertema seni, budaya dan kehidupan sehari-hari.
Pameran foto yang digagas sejak pertengahan tahun 2007 ini menarik bagi beberapa amatir dan professional fotografer Indonesia. Lendy Widayana, fotografer Indonesia Discovery (IDD) Research & Documentary mengungkap bahwa ini bukan sekadar ajang pamer visual, namun juga medium memperkenalkan kembali Indonesia yang lebih maju.
Dalam kurasi awal, sebagian besar foto menawarkan dua sisi klasik Indonesia, yaitu keindahan alam dan kemiskinan. Lalu muncul usulan untuk memperkenalkan Indonesia yang lebih maju dan berbudaya, yang kemudian dirangkum dalam judul pameran : Beauty & Beyond.

Kemudian, peserta pameran kembali mengirimkan foto-foto yang lebih dinamis seperti penerapan Teknologi Informasi atau perajin tenun Baduy.
Menurut saya, media dan orang asing pasti telah akrab dengan keindahan dan kemiskinan yang ada di belahan Indonesia”, namun tidak banyak yang tahu keragaman budaya dan kemajuan yang dicapai Indonesia. Sisi ini yang saya kira wajib ditawarkan untuk diapresiasi bangsa lain, bukan hanya kemiskinan negara dunia ke tiga yang kerap hinggap saat menyebut Indonesia.
Hal ini sempat saya diskusikan dengan ketua pameran Cindy Rianti dan Farhan Muhammad ( keduanya adalah mahasiswa Indonesia di Prancis ) saat bertemu di Jakarta pertengahan tahun 2007 lalu.
Maka, berkat usaha kawan-kawan pelajar Indonesia yang didukung oleh Kedubes RI di Paris dan fotografer partisipan pameran, terwujudlah “pameran kecil” yang menjadi oase bagi fotografi Indonesia dan jati diri bangsa.
Pameran dihadiri oleh Duta besar RI untuk Prancis, direktur UNESCO, Duta Besar Pakistan untuk UNESCO, Duta Besar Maroko untuk UNESCO dan beberapa tamu negara lain.
*foto-foto oleh: Iwan (PPI-Paris)