<?xml version='1.0' encoding='UTF-8' standalone='yes'?>
<rss version='2.0' xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss' xmlns:atom='http://www.w3.org/2005/Atom'>
	<channel>
		<generator><![CDATA[NextGEN Gallery [http://alexrabe.boelinger.com]]]></generator>
		<title>matanesia.com | Stock and Editorial Photo</title>
		<description></description>
		<link><![CDATA[http://matanesia.com]]></link>
		<atom:link rel='next' href='http://matanesia.com/wp-content/plugins/nextgen-gallery/xml/media-rss.php?show=10&amp;page=1&amp;mode=last_pictures' />
		<item>
			<title><![CDATA[imlek-04]]></title>
			<description><![CDATA[BERDOA : Warga keturunan Tionghoa melakukan persembayangan di klenteng Sumber Agung, Kenjeran, Surabaya pada malam tahun baru imlek 2561, Minggu (14/2). Foto : Nugroho Tri Adam]]></description>
			<link><![CDATA[http://matanesia.com/wp-content/gallery/imlek-di-klenteng/imlek-04b.jpg]]></link>
			<media:content url='http://matanesia.com/wp-content/gallery/imlek-di-klenteng/imlek-04b.jpg' medium='image' />
			<media:title><![CDATA[imlek-04]]></media:title>
			<media:description><![CDATA[BERDOA : Warga keturunan Tionghoa melakukan persembayangan di klenteng Sumber Agung, Kenjeran, Surabaya pada malam tahun baru imlek 2561, Minggu (14/2). Foto : Nugroho Tri Adam]]></media:description>
			<media:thumbnail url='http://matanesia.com/wp-content/gallery/imlek-di-klenteng/thumbs/thumbs_imlek-04b.jpg' width='100' height='75' />
			<media:keywords><![CDATA[imlek, klenteng, tri dharma, tionghoa]]></media:keywords>
			<media:copyright><![CDATA[Copyright (c) matanesia.com | Stock and Editorial Photo (http://matanesia.com)]]></media:copyright>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[imlek-10]]></title>
			<description><![CDATA[KEMBANG HARAPAN-ratusan kembang api disulut di pelataran Klenteng Tri Dharma, Tjong Hok Kiong, Sidoarjo (13/02/2010). Kembang api dipercaya dapat menakuti-nakuti roh jahat. Foto : Wirawan/Matanesia]]></description>
			<link><![CDATA[http://matanesia.com/wp-content/gallery/imlek-di-klenteng/imlek-10.jpg]]></link>
			<media:content url='http://matanesia.com/wp-content/gallery/imlek-di-klenteng/imlek-10.jpg' medium='image' />
			<media:title><![CDATA[imlek-10]]></media:title>
			<media:description><![CDATA[KEMBANG HARAPAN-ratusan kembang api disulut di pelataran Klenteng Tri Dharma, Tjong Hok Kiong, Sidoarjo (13/02/2010). Kembang api dipercaya dapat menakuti-nakuti roh jahat. Foto : Wirawan/Matanesia]]></media:description>
			<media:thumbnail url='http://matanesia.com/wp-content/gallery/imlek-di-klenteng/thumbs/thumbs_imlek-10.jpg' width='100' height='75' />
			<media:keywords><![CDATA[imlek, klenteng, tri dharma, tionghoa]]></media:keywords>
			<media:copyright><![CDATA[Copyright (c) matanesia.com | Stock and Editorial Photo (http://matanesia.com)]]></media:copyright>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[imlek-09]]></title>
			<description><![CDATA[LILIN TAHUN BARU: Ratusan lilin dinyalakan untuk menambah khidmad peribadatan di Klenteng Tri Dharma, Tjong Hok Kiong Sidoarjo (13/02/2010). Lilin mempunyai sebagai simbol menyulut harapan di tahun baru yang lebih cemerlang.  Foto : Wirawan/Matanesia]]></description>
			<link><![CDATA[http://matanesia.com/wp-content/gallery/imlek-di-klenteng/imlek-09.jpg]]></link>
			<media:content url='http://matanesia.com/wp-content/gallery/imlek-di-klenteng/imlek-09.jpg' medium='image' />
			<media:title><![CDATA[imlek-09]]></media:title>
			<media:description><![CDATA[LILIN TAHUN BARU: Ratusan lilin dinyalakan untuk menambah khidmad peribadatan di Klenteng Tri Dharma, Tjong Hok Kiong Sidoarjo (13/02/2010). Lilin mempunyai sebagai simbol menyulut harapan di tahun baru yang lebih cemerlang.  Foto : Wirawan/Matanesia]]></media:description>
			<media:thumbnail url='http://matanesia.com/wp-content/gallery/imlek-di-klenteng/thumbs/thumbs_imlek-09.jpg' width='100' height='75' />
			<media:keywords><![CDATA[imlek, klenteng, tri dharma, tionghoa]]></media:keywords>
			<media:copyright><![CDATA[Copyright (c) matanesia.com | Stock and Editorial Photo (http://matanesia.com)]]></media:copyright>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[imlek-08]]></title>
			<description><![CDATA[MEMBAKAR HIO: Pembakaran hio atau yang juga dikenal dengan dupa sebagai pelengkap peribadatan. Hio merupakan simbol penghormatan kepada mereka yang patut dihormati.Harumnya hio diharapkan bisa mengingatkan manusia untuk bertindak, berucap, dan berpikir. Sehingga, sebagaimana harumnya, bisa membuat hati tenang, damai bagi manusia dan lingkungannya.  Foto : Wirawan/Matanesia]]></description>
			<link><![CDATA[http://matanesia.com/wp-content/gallery/imlek-di-klenteng/imlek-08.jpg]]></link>
			<media:content url='http://matanesia.com/wp-content/gallery/imlek-di-klenteng/imlek-08.jpg' medium='image' />
			<media:title><![CDATA[imlek-08]]></media:title>
			<media:description><![CDATA[MEMBAKAR HIO: Pembakaran hio atau yang juga dikenal dengan dupa sebagai pelengkap peribadatan. Hio merupakan simbol penghormatan kepada mereka yang patut dihormati.Harumnya hio diharapkan bisa mengingatkan manusia untuk bertindak, berucap, dan berpikir. Sehingga, sebagaimana harumnya, bisa membuat hati tenang, damai bagi manusia dan lingkungannya.  Foto : Wirawan/Matanesia]]></media:description>
			<media:thumbnail url='http://matanesia.com/wp-content/gallery/imlek-di-klenteng/thumbs/thumbs_imlek-08.jpg' width='100' height='75' />
			<media:keywords><![CDATA[imlek, klenteng, tri dharma, tionghoa]]></media:keywords>
			<media:copyright><![CDATA[Copyright (c) matanesia.com | Stock and Editorial Photo (http://matanesia.com)]]></media:copyright>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[imlek-07]]></title>
			<description><![CDATA[KHUSUK-Momentum pergantian tahun sapi ke tahun macan menjadi ajang bagi warga keturunan Tionghoa untuk menanam harapan, berdoa kepada Yang Kuasa. Seperti yang tampak di Klenteng Tri Dharma, Tjong Hok Kiong, Sidoarjo (13/02/2010). Foto : Wirawan/Matanesia]]></description>
			<link><![CDATA[http://matanesia.com/wp-content/gallery/imlek-di-klenteng/imlek-07.jpg]]></link>
			<media:content url='http://matanesia.com/wp-content/gallery/imlek-di-klenteng/imlek-07.jpg' medium='image' />
			<media:title><![CDATA[imlek-07]]></media:title>
			<media:description><![CDATA[KHUSUK-Momentum pergantian tahun sapi ke tahun macan menjadi ajang bagi warga keturunan Tionghoa untuk menanam harapan, berdoa kepada Yang Kuasa. Seperti yang tampak di Klenteng Tri Dharma, Tjong Hok Kiong, Sidoarjo (13/02/2010). Foto : Wirawan/Matanesia]]></media:description>
			<media:thumbnail url='http://matanesia.com/wp-content/gallery/imlek-di-klenteng/thumbs/thumbs_imlek-07.jpg' width='100' height='75' />
			<media:keywords><![CDATA[imlek, klenteng, tri dharma, tionghoa]]></media:keywords>
			<media:copyright><![CDATA[Copyright (c) matanesia.com | Stock and Editorial Photo (http://matanesia.com)]]></media:copyright>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[imlek-06]]></title>
			<description><![CDATA[Sejumlah umat buddha berdoa bersama-sama mengikuti arahan seorang pengurus kelenteng COKRO, Jalan Cokroaminoto, Surabaya. Pada tanggal 14 Februari 2010, masyarakat keturunan Tionghoa dan umat Buddha merayakan Imlek 2561 yang merupakan tahun macan logam. Foto : Aftonun Nuha]]></description>
			<link><![CDATA[http://matanesia.com/wp-content/gallery/imlek-di-klenteng/imlek-06.jpg]]></link>
			<media:content url='http://matanesia.com/wp-content/gallery/imlek-di-klenteng/imlek-06.jpg' medium='image' />
			<media:title><![CDATA[imlek-06]]></media:title>
			<media:description><![CDATA[Sejumlah umat buddha berdoa bersama-sama mengikuti arahan seorang pengurus kelenteng COKRO, Jalan Cokroaminoto, Surabaya. Pada tanggal 14 Februari 2010, masyarakat keturunan Tionghoa dan umat Buddha merayakan Imlek 2561 yang merupakan tahun macan logam. Foto : Aftonun Nuha]]></media:description>
			<media:thumbnail url='http://matanesia.com/wp-content/gallery/imlek-di-klenteng/thumbs/thumbs_imlek-06.jpg' width='100' height='75' />
			<media:keywords><![CDATA[imlek, klenteng, tri dharma, tionghoa]]></media:keywords>
			<media:copyright><![CDATA[Copyright (c) matanesia.com | Stock and Editorial Photo (http://matanesia.com)]]></media:copyright>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[imlek-05]]></title>
			<description><![CDATA[Seorang pria lanjut usia sedang berdoa dengan menyalakan dupa di kelenteng HOK AN KIONG, Jalan Cokelat, Surabaya. Pada tanggal 14 Februari 2010, masyarakat keturunan Tionghoa dan umat Buddha merayakan Imlek 2561 yang merupakan tahun macan logam.  Foto : Aftonun Nuha]]></description>
			<link><![CDATA[http://matanesia.com/wp-content/gallery/imlek-di-klenteng/imlek-05.jpg]]></link>
			<media:content url='http://matanesia.com/wp-content/gallery/imlek-di-klenteng/imlek-05.jpg' medium='image' />
			<media:title><![CDATA[imlek-05]]></media:title>
			<media:description><![CDATA[Seorang pria lanjut usia sedang berdoa dengan menyalakan dupa di kelenteng HOK AN KIONG, Jalan Cokelat, Surabaya. Pada tanggal 14 Februari 2010, masyarakat keturunan Tionghoa dan umat Buddha merayakan Imlek 2561 yang merupakan tahun macan logam.  Foto : Aftonun Nuha]]></media:description>
			<media:thumbnail url='http://matanesia.com/wp-content/gallery/imlek-di-klenteng/thumbs/thumbs_imlek-05.jpg' width='100' height='75' />
			<media:keywords><![CDATA[imlek, klenteng, tri dharma, tionghoa]]></media:keywords>
			<media:copyright><![CDATA[Copyright (c) matanesia.com | Stock and Editorial Photo (http://matanesia.com)]]></media:copyright>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[imlek-03]]></title>
			<description><![CDATA[Momen Imlek : Umat Tri Dharma sedang berdoa di salah satu ruang persembahyangan di Klenteng Hong Tek Hian, Kampung Dukuh, Surabaya (14/02/2010). Momen  imlek tahun ini digunakan oleh mayoritas keturunan Tionghoa untuk berdoa di klenteng. Foto : Boby NP/Matanesia]]></description>
			<link><![CDATA[http://matanesia.com/wp-content/gallery/imlek-di-klenteng/imlek-03.jpg]]></link>
			<media:content url='http://matanesia.com/wp-content/gallery/imlek-di-klenteng/imlek-03.jpg' medium='image' />
			<media:title><![CDATA[imlek-03]]></media:title>
			<media:description><![CDATA[Momen Imlek : Umat Tri Dharma sedang berdoa di salah satu ruang persembahyangan di Klenteng Hong Tek Hian, Kampung Dukuh, Surabaya (14/02/2010). Momen  imlek tahun ini digunakan oleh mayoritas keturunan Tionghoa untuk berdoa di klenteng. Foto : Boby NP/Matanesia]]></media:description>
			<media:thumbnail url='http://matanesia.com/wp-content/gallery/imlek-di-klenteng/thumbs/thumbs_imlek-03.jpg' width='100' height='75' />
			<media:keywords><![CDATA[imlek, klenteng, tri dharma, tionghoa]]></media:keywords>
			<media:copyright><![CDATA[Copyright (c) matanesia.com | Stock and Editorial Photo (http://matanesia.com)]]></media:copyright>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[imlek-02]]></title>
			<description><![CDATA[Momen Imlek : Seorang wanita berjalan diantara lilin ukuran besar di Klenteng Hong Tek Hian, Kampung Dukuh, Surabaya (14/02/2010). Momen  imlek tahun ini digunakan oleh mayoritas keturunan Tionghoa untuk berdoa di klenteng. Foto : Boby NP/Matanesia]]></description>
			<link><![CDATA[http://matanesia.com/wp-content/gallery/imlek-di-klenteng/imlek-02.jpg]]></link>
			<media:content url='http://matanesia.com/wp-content/gallery/imlek-di-klenteng/imlek-02.jpg' medium='image' />
			<media:title><![CDATA[imlek-02]]></media:title>
			<media:description><![CDATA[Momen Imlek : Seorang wanita berjalan diantara lilin ukuran besar di Klenteng Hong Tek Hian, Kampung Dukuh, Surabaya (14/02/2010). Momen  imlek tahun ini digunakan oleh mayoritas keturunan Tionghoa untuk berdoa di klenteng. Foto : Boby NP/Matanesia]]></media:description>
			<media:thumbnail url='http://matanesia.com/wp-content/gallery/imlek-di-klenteng/thumbs/thumbs_imlek-02.jpg' width='100' height='75' />
			<media:keywords><![CDATA[imlek, klenteng, tri dharma, tionghoa]]></media:keywords>
			<media:copyright><![CDATA[Copyright (c) matanesia.com | Stock and Editorial Photo (http://matanesia.com)]]></media:copyright>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[imlek-01]]></title>
			<description><![CDATA[Berdoa di Klenteng : Seorang wanita membawa hio yang akan dipakai untuk berdoa di Klenteng Hong Tek Hian, Kampung Dukuh, Surabaya (14/02/2010). Perayaan imlek tahun ini merupakan momentum pergantian dari tahun sapi ke tahun macan. Foto : Boby NP/Matanesia]]></description>
			<link><![CDATA[http://matanesia.com/wp-content/gallery/imlek-di-klenteng/imlek-01.jpg]]></link>
			<media:content url='http://matanesia.com/wp-content/gallery/imlek-di-klenteng/imlek-01.jpg' medium='image' />
			<media:title><![CDATA[imlek-01]]></media:title>
			<media:description><![CDATA[Berdoa di Klenteng : Seorang wanita membawa hio yang akan dipakai untuk berdoa di Klenteng Hong Tek Hian, Kampung Dukuh, Surabaya (14/02/2010). Perayaan imlek tahun ini merupakan momentum pergantian dari tahun sapi ke tahun macan. Foto : Boby NP/Matanesia]]></media:description>
			<media:thumbnail url='http://matanesia.com/wp-content/gallery/imlek-di-klenteng/thumbs/thumbs_imlek-01.jpg' width='100' height='75' />
			<media:keywords><![CDATA[imlek, klenteng, tri dharma, tionghoa]]></media:keywords>
			<media:copyright><![CDATA[Copyright (c) matanesia.com | Stock and Editorial Photo (http://matanesia.com)]]></media:copyright>
		</item>
	</channel>
</rss>
